|

Satgas USK Perluas Distribusi Logistik ke Aceh Tamiang, Lanjutkan Respons Kemanusiaan Pasca Bencana di Aceh

Pendistribusian logistik di Desa Kebun Tanah Terban, Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, 27–28 Desember 2025 — Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana terus memperluas jangkauan respons kemanusiaannya di Provinsi Aceh. Setelah sebelumnya aktif melakukan pendistribusian bantuan dan layanan tanggap darurat di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Bener Meriah, kini Satgas USK melanjutkan misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Pendistribusian bantuan logistik oleh Satgas USK di Aceh Tamiang merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pemenuhan akses pangan pokok bagi masyarakat terdampak bencana. Pada saat yang sama, penyaluran air mineral dan kebutuhan dasar lainnya juga berkontribusi pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan membantu menekan risiko kerentanan kesehatan selama masa tanggap darurat.

Logistik yang disalurkan berupa kebutuhan pangan pokok dan kebutuhan dasar lainnya, seperti beras, telur, gula, air mineral, serta bahan pangan dan perlengkapan pendukung yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam situasi tanggap darurat. Seluruh proses pendistribusian dilakukan langsung oleh relawan Satgas USK dengan berkoordinasi bersama aparatur desa dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan bantuan diterima secara tertib dan tepat sasaran.

Pendistribusian logistik di Desa Bundar, Aceh Tamiang

Ketua Satgas Tanggap Bencana USK, Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa perluasan wilayah distribusi ke Aceh Tamiang merupakan bagian dari komitmen USK untuk merespons dinamika kebutuhan di lapangan yang terus berkembang pascabencana.

“Sejak awal, Satgas USK bergerak di beberapa kabupaten terdampak seperti Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, dan Bener Meriah. Seiring dengan asesmen lapangan dan laporan kebutuhan yang masuk, kami memperluas jangkauan hingga ke Aceh Tamiang agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang terdampak,” ujar Prof. Syamsidik.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan langsung relawan Satgas USK di lapangan menjadi kunci dalam memastikan proses distribusi berjalan efektif, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses dan kondisi geografis yang menantang.

“Pendistribusian logistik dilaksanakan langsung oleh relawan Satgas USK dengan memperhatikan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Prof. Syamsidik.

Perluasan distribusi ke Aceh Tamiang juga menegaskan bahwa kerja Satgas USK tidak bersifat parsial atau terfokus pada satu wilayah saja, melainkan dilaksanakan secara terkoordinasi, berkelanjutan, dan lintas kabupaten, sejalan dengan semangat pengabdian perguruan tinggi dalam respons kebencanaan.

Pendistribusian logistik ke Desa Air Tenang, Aceh Tamiang

Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Syiah Kuala bersama Satgas Tanggap Bencana menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemulihan kemanusiaan yang lebih luas di Provinsi Aceh.

Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK. Call Center: 0851-2229-6004 (Jem).

Similar Posts