Satgas USK Gelar Rapat Umum Evaluasi dan Tindak Lanjut Respons Badai Senyar Aceh

Satgas USK Gelar Rapat Umum Evaluasi dan Tindak Lanjut Respons Badai Senyar Aceh

Banda Aceh, 20 Desember 2025 – Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (Satgas USK) menggelar Rapat Umum Satgas untuk Respons Badai Senyar Aceh pada 20 Desember 2025 di Auditorium Lantai 3 TDMRC USK. Rapat ini dilaksanakan sebagai forum evaluasi perkembangan kegiatan tanggap darurat sekaligus konsolidasi rencana tindak lanjut penanganan bencana banjir dan longsor akibat Siklon Senyar di Aceh.

Dalam rapat tersebut, Ketua Satgas USK menyampaikan bahwa sebagian tim masih berada di lapangan untuk melaksanakan tugas kemanusiaan, sehingga rapat difokuskan pada pembaruan capaian umum, koordinasi lintas klaster, serta penguatan strategi menuju fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Beberapa catatan penting disampaikan, termasuk penyesuaian distribusi logistik pada posko yang dinilai telah cukup terpenuhi, serta penguatan peran posko sebagai pendukung kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang membutuhkan keberlanjutan.

Rapat juga membahas perkembangan kegiatan PKM di berbagai klaster, seperti sanitasi dan air bersih, logistik, kesehatan, serta pendidikan kedaruratan dan pendampingan psikososial anak. Seluruh koordinator klaster diminta untuk memastikan kelengkapan administrasi dan pelaporan kegiatan, serta menjaga koordinasi lintas tim agar pergerakan di lapangan tetap terarah dan efektif.

Selain itu, forum rapat menyoroti pentingnya perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Satgas USK menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terdampak, dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan pengurangan risiko bencana di masa depan.

Ketua Satgas USK juga menyinggung aspek kebijakan penanganan bencana. “Menurut saya tidak ada harapan jadi bencana nasional, karena ketika rapat dengan pihak pemerintahan tempo hari tidak ada yang membahas atau menyinggung ini sebagai bencana nasional. Semua mengatakan kalau ini adalah bencana provinsi atau daerah. Karena bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh bukan bencana nasional, maka bantuan yang diberikan dikenakan pajak,” ujarnya dalam rapat.

Melalui rapat ini, Satgas USK menegaskan bahwa upaya kemanusiaan tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi akan dilanjutkan secara terencana pada fase transisi, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Koordinasi internal, penguatan kolaborasi, serta peningkatan komunikasi publik menjadi perhatian utama agar kehadiran USK di tengah masyarakat terdampak bencana terus memberikan manfaat nyata.

Rapat umum yang dihadiri oleh civitas akademik lainnya

Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK.
Call Center: 0851-2229-6004 (Jem).

Similar Posts