MAHASISWA KKN TANGGAP BENCANA USK LAKUKAN KEGIATAN PSIKOSOSIAL BERTEMA HUNTARA DAN HUNTAP

Mahasiswa KKN Tematik menjelaskan konsep desain huntara kepada siswa SMU 2 Meureudu

Pidie Jaya, 24 Januari 2026 – Mahasiswa KKN Tematik Respon Senyar Universitas Syiah Kuala yang tergabung dalam Tim Seuramoe Desain melaksanakan Kegiatan Edukasi Kebencanaan SIGMA (Siaga Generasi Muda Antisipasi Bencana) pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di SMU 2 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya dan diikuti oleh 28 siswa kelas XII.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di tengah kondisi sekolah yang masih terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Tropis Senyar 2025. Sebagian besar area sekolah masih tertutup lumpur, sementara ruang kelas tidak lagi layak digunakan sehingga proses belajar mengajar sementara dilakukan di atas terpal pada area yang teduh atau dalam kelas yang rusak. Kegiatan disambut baik oleh pihak sekolah, yang diwakili Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Ibu Hasanah, yang turut mendampingi jalannya acara.

Melalui kegiatan SIGMA, mahasiswa KKN memberikan edukasi kebencanaan yang mencakup pengenalan jenis bencana, konsep rumah tangguh bencana, serta pemahaman mengenai hunian pascabencana. Selain aspek edukatif, kegiatan ini juga berfokus pada pemulihan psikososial siswa melalui sesi interaktif bertajuk Pohon SIGMA. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk mengekspresikan pengalaman mereka sebagai penyintas bencana, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, sumber penguatan dan penyemangat, serta harapan mereka ke depan, yang dituangkan dalam bentuk poster dengan pendampingan mahasiswa KKN.

Lokasi kegiatan ini berlangsung di SMU 2 Meureudu Kabupaten Pidie Jaya

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap bencana sekaligus memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman pascabencana. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, Tim Seuramoe Desain berupaya mengintegrasikan keilmuan arsitektur dengan kepedulian sosial sebagai bentuk kontribusi nyata dalam proses pemulihan pascabencana. Pemahaman mengenai tahapan dan situasi terkait hunian yang akan dilalui dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi akan memberikan penguatan bagi siswa kelas XII yang akan segera lulus. Mereka juga dapat meneruskan informasi yang diterima kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Selain kegiatan psikososial di SMU 2 Meuredu, Tim Seuramo yang terdiri dari 12 orang mahasiswa program studi Arsitektur, Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala juga telah melakukan kegiatan di Satgas USK Respon Senyar berupa pengembangan alternatif desain hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) dan membantu proses penyusunan rekomendasi kebijakan pemulihan permukiman yang dapat dijadikan preseden dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Senyar. Kunjungan ke Meuredu merupakan kunjungan lanjutan setelah sebelumnya mereka terlibat dalam kegiatan pembersihan di lokasi bencana Meuseuraya yang dilaksanakan oleh Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan psikososial tematik rehab rekon semacam ini sebaiknya tidak dilakukan dalam sesi tunggal tetapi berkelanjutan sehingga memberi dampak yang lebih luas. Untuk itu diperlukan kerjasama berbagai pihak agar konsep dan materi yang telah dikembangkan kampus dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK. Call Center: 0851-2229-6004 (Pus)

Similar Posts