Tim Medis Satgas USK Lakukan Pelayanan Kesehatan di Pengungsian Uning Mas dan Wilayah Terisolasi Pantan Sinaku

Bener Meriah, 21 Desember 2025 — Tim Medis Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (Satgas USK) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan darurat kepada masyarakat terdampak bencana. Pada Minggu, 21 Desember 2025, pelayanan kesehatan difokuskan di dua lokasi utama, yakni pengungsian Desa Uning Mas serta wilayah terisolasi Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama tim Puskesmas setempat, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Bireuen, serta didukung oleh Babinsa. Sebanyak 15 tenaga medis dan 5 relawan diterjunkan langsung ke lapangan, terdiri atas 10 dokter spesialis anak, 2 dokter dan 5 relawan dari Satgas USK, serta 3 bidan desa, dengan dukungan aparat keamanan setempat. Kehadiran tim ini bertujuan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan pascabencana.

Di Pengungsian Uning Mas, tim medis melaksanakan pemeriksaan kesehatan umum bagi para pengungsi, meliputi penilaian kondisi klinis, pemantauan kesehatan kelompok rentan, serta pemberian obat sesuai kebutuhan medis pasien. Sementara itu, di Desa Pantan Sinaku, yang masih mengalami keterisolasian akibat longsor, tim medis melakukan kunjungan langsung ke masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar serta memastikan akses layanan tetap tersedia meskipun fasilitas kesehatan formal sulit dijangkau.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di kedua lokasi, penyakit yang paling dominan ditemukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan dyspepsia. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan pengungsian, perubahan cuaca, serta keterbatasan fasilitas dasar pascabencana. Di Desa Pantan Sinaku sendiri, meskipun hanya tiga rumah yang terdampak langsung longsor, dampak signifikan terjadi pada lahan kebun masyarakat, sehingga turut memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi warga. Penyaluran logistik menuju Pantan Sinaku dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan akses menuju lokasi tersebut.
Relawan Satgas USK yang terlibat langsung di lapangan, Teuku Andri Renaldi, menyampaikan bahwa tantangan utama dalam kegiatan ini adalah keterbatasan akses dan sarana pendukung layanan kesehatan.

“Akses menuju Pantan Sinaku masih terbatas akibat longsor, sehingga pelayanan kesehatan dan distribusi logistik harus dilakukan secara bertahap. Meski demikian, tim tetap berupaya menjangkau warga agar kebutuhan layanan kesehatan dasar dapat terpenuhi,” ujar Andri Ulem saat melaporkan kegiatan kepada Satgas USK.
Dalam pelaksanaannya, tim medis juga menghadapi kendala di Pengungsian Uning Mas, antara lain keterbatasan air bersih serta stok bahan bakar genset yang semakin menipis, yang berpotensi mengganggu operasional layanan kesehatan. Sementara di Pantan Sinaku, tantangan utama masih terkait keterisolasian wilayah dan minimnya penyaluran bantuan medis.
Sebagai langkah tindak lanjut, Tim Medis Satgas USK merekomendasikan penyaluran atau pembangunan sumber air bersih melalui pipa langsung ke lokasi pengungsian, serta pengadaan bahan bakar genset sebelum persediaan habis, guna menjamin keberlangsungan layanan kesehatan. Saat ini, satu Pos Kesehatan Darurat telah berdiri di Desa Uning Mas, tepatnya di SD Desa Datu Derakal, yang melayani 64 Kepala Keluarga. Kelompok rentan yang tercatat meliputi 4 bayi di bawah 6 bulan, 7 anak di bawah 1 tahun, 40 anak di atas 1 tahun, 12 lansia, serta 1 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Terkait kebutuhan logistik medis, tim mencatat sejumlah kebutuhan mendesak, khususnya obat-obatan anak, obat demam dan kejang dalam bentuk suppositoria dan injeksi, serta obat tablet seperti antipiretik, obat batuk, antibiotik dasar, vitamin, dan antihistamin. Tim Medis Satgas USK berharap dukungan lintas sektor dapat terus diperkuat agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, terutama di wilayah yang masih sulit dijangkau, dapat berjalan secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK. Call Center: 0851-2229-6004 (Dhi).
