Satgas SK Perkuat Solidaritas Aceh melalui Penyaluran Logistik di Pante Bidari Mendukung SDGs 2, 3 & 17

Aceh Timur — Minggu, 04 Januari 2026, Tim Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (Satgas USK) untuk respons senyar Aceh di Pos Idi Rayeuk melaporkan pelaksanaan penyaluran logistik kemanusiaan yang dilakukan pada Minggu, 4 Januari 2026 di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Pada kegiatan tersebut, bantuan didistribusikan ke dua titik utama, yaitu Puskesmas Pante Bidari dan Kantor Kecamatan Pante Bidari, sebagai pos layanan publik yang saat ini mendukung warga terdampak banjir dengan tingkat kerusakan berat.
Logistik yang disalurkan terdiri atas kebutuhan bahan pangan dan perlengkapan pendukung, meliputi beras 5 kilogram sebanyak 10 sak, perlengkapan sekolah 5 plastik, mie instan 4 kotak, biskuit kaleng 4 kotak, minyak goreng 3 kotak, minyak kayu putih 2 pak, tisu bayi Kodomo 2 kotak, air mineral 3 kotak ditambah 5 galon dan 5 galon air tambahan, kulitiq 2 kotak, ember 1 karung, sekop 2 ikat, boot 1 kotak, sarung 1 kotak, sandal 2 pak, biskuit bayi Milna 1 kotak, biskuit Bifast 15 kotak, gula 1 karung, garam 1 kotak, sabun 2 kotak, susu UHT 1 kotak, breast pump 1 kotak, serta pakaian wanita 1 bal plastik. Bantuan sekolah dan perlengkapan kesehatan secara khusus diserahkan kepada pihak puskesmas untuk dimanfaatkan bagi keluarga dan anak-anak yang masih berada di tenda darurat, sedangkan logistik lainnya ditempatkan di kantor kecamatan sebagai pusat distribusi lanjutan.

Koordinator Satgas USK, Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc., dalam kutipannya menegaskan bahwa respons ini merupakan wujud kemitraan kemanusiaan yang terus diperluas oleh USK.
“Penyaluran di Pante Bidari ini menunjukkan bahwa USK tidak bekerja sendiri. Bantuan pangan berkaitan dengan SDGs 2: Zero Hunger agar kebutuhan gizi warga tetap terjaga, sementara dukungan perlengkapan kesehatan mendukung SDGs 3: Good Health and Well-being untuk mencegah risiko penyakit pasca banjir. Semua ini hanya mungkin terlaksana melalui semangat SDGs 17: Partnerships for the Goals, yaitu kolaborasi lintas kampus, perbankan, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak yang mempercayakan penyalurannya melalui Universitas Syiah Kuala. Bantuan tersebut berasal dari donasi Bank Syariah Indonesia (BSI), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), PT Bank Tabungan Negara (BTN), Majoris Aceh Management, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Bank DKI, FKG USK Peduli, serta Jaringan Kerjasama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA. Seluruh donasi dikelola melalui Rumah Amal USK dan didistribusikan langsung oleh Tim Satgas USK ke wilayah terdampak.
Setelah seluruh logistik yang dibawa pada perjalanan kemarin terserahkan, tim kembali ke Banda Aceh untuk mempersiapkan tahap berikutnya. Satgas USK direncanakan kembali bergerak dengan membawa bantuan baru ke wilayah Simpang Ulim–Blang Seunong dan daerah terdampak lain di Aceh Timur guna memastikan prinsip pemerataan dan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat. USK menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh mitra dan donatur yang menyalurkan bantuan melalui Rumah Amal serta mendukung kerja relawan di lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK. Call Center: 0851-2229-6004 (Jem).
