| |

Dua Minggu bergerak, Tim PKM Sanitasi dan Air Bersih USK Bersihkan 308 Sumur Warga di Bireuen dan Pidie Jaya Pascabencana

Proses pembersihan sumur warga di Pidie Jaya

Bireuen & Pidie Jaya — Tim Air Bersih dan Sanitasi Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (Satgas USK) terus mempercepat pemulihan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat terdampak bencana. Hingga Senin, 22 Desember 2025, Satgas USK telah membersihkan total 308 sumur warga yang tersebar di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Pidie Jaya.

Di Kabupaten Bireuen, pada hari tersebut tim menyelesaikan pembersihan 21 sumur di Kecamatan Peusangan dan Kecamatan Kuta Blang dengan mengoperasikan lima unit mesin. Seluruh personel dan peralatan dilaporkan dalam kondisi baik. Dengan capaian ini, total sumur yang telah dibersihkan di Kabupaten Bireuen hingga hari ketujuh pelaksanaan mencapai 113 sumur.

Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, tim melaksanakan penyedotan 23 sumur di Desa Lueng Bimba dengan menjalankan lima mesin. Secara akumulatif, hingga hari kesepuluh pelaksanaan, jumlah sumur yang telah dibersihkan di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 195 sumur, mencakup wilayah Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua.

Ketua Program PKM Air Bersih dan Sanitasi USK, Prof. Akhyar, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pemulihan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana, khususnya akses air bersih yang aman dan layak.

“Pembersihan sumur menjadi langkah awal yang sangat penting dalam pemulihan pascabencana. Melalui program ini, kami berupaya memastikan masyarakat kembali memiliki akses air bersih yang layak, sekaligus mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan,” ujar Prof. Akhyar.

Capaian 308 sumur bersih ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan kualitas sanitasi lingkungan dan pemenuhan akses air bersih bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendukung pencegahan risiko penyakit berbasis lingkungan di wilayah terdampak.

Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di bidang Peningkatan Kualitas Sanitasi dan Akses Air Bersih yang dilaksanakan oleh Universitas Syiah Kuala dan didukung pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program PKM ini dilaksanakan secara terkoordinasi dalam kerangka respons kebencanaan Satgas USK, dengan melibatkan dosen, tenaga teknis, dan relawan lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah koordinasi Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh. Informasi resmi, laporan lokasi, dan pembaruan kegiatan tersedia melalui senyar-aceh.usk.ac.id dan Instagram @senyaracehusk. Dukungan publik dapat disalurkan melalui Rekening Donasi: BSI 7099400409 a.n. Rumah Amal USK. Posko Utama Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh beroperasi di Gedung TDMRC USK. Call Center: 0851-2229-6004 (Dhi).

Similar Posts